5

5

Jumat, 24 Oktober 2008

Penyesalan Yang Tak Berguna (Bagian 2).

Allah SWT berfirman; "Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak mengikuti syaitan. Sengguhnya syaitan itu adalah musuhmu yang nyata. Dan hendaklah kamu menyembah-Ku, inilah jalan yang lurus." (QS. Yassin).

Meskipun kita selalu berbuat dosa dan maksiat, tetapi Allah SWT tetap sayang kepada kita. Allah SWT panjangkan umur kita agar kita mempunyai kesempatan. Tetapi, kitalah yang zalim terhadap diri sendiri, terlena oleh kehidupan dunia. Dan kesempatan yang kita miliki tidak dimanfaatkan untuk memperbaiki diri, bertaubat dan beramal shaleh. Firman Allah SWT; "Dan janganlah sekali-kali kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi mereka kesempatan (waktu) sampai hari yang pada waktu itu mata mereka terbelalak." (QS. Ibrahim: 42).

Sesungguhnya segala sikap dan perbuatan kita dalam menjalani kehidupan selalu dalam pengawasan Allah SWT, juga tak satupun yang luput dari catatan malaikat yang berada disebelah kanan dan kiri kita, yang selalu mendamping dan mengawasi segala perbuatan kita. Tidak ada sistem pengawasang yang lebih canggih dan akurat selain dari pengawasan malaikat. Firman Allah SWT; "Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk (Lauh Mahfuzh)." (QS. Yaasin: 12).

Marilah kita manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sebab, jika saatnya tiba tidak ada satupun yang dapat menghalang-halanginya. Tidak dapat dimundurkan juga tidak dimajukan. Oleh karena umur ini tidak dapat ditambah juga tidak dapat diulang, maka kesempatan yang sekaligus modal satu-satunya ini hendaklah kita gunakan dengan baik. Yaitu menjalani kehidupan ini diatas jalan yang benar, seperti yang selalu kita pinta "Ihdinas sirathal mustaqim."

Tidak ada komentar: