5

5

Kamis, 29 Juli 2010

Warga Diimbau Pakai Masker.

PALEMBANG-- Kualitas udara di Kota Palembang sudah sangat memprihatinkan. Berdasarkan pemantauan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumsel, sedikitnya ada empat titik sudah melampaui baku mutu sehingga udara yang ada di daerah itu tidak layak lagi digunakan karena dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan.

Kepala BLH Sumsel Ahmad Najib, Kamis (29/7) mengatakan, kerusakan udara paling banyak disebabkan polusi udara yang dihasilkan dari gas buang kendaraan sehingga membuat kawasan Bundaran Air Mancur (BAM), Simpang Empat Charitas, Simpang Empat Patal dan Simpang Empat Bandara SMB II tercemar dan sudah harus dilestarikan.

"Padatnya arus kendaraan membuat udara di empat titik ini telah melampaui baku mutu. Jika terhirup manusia udara yang mengandung CO, timbal dan debu dapat menyebabkan kanker, ganguan pernafasan dan lainnya. Untuk itu, kita harap warga menggunakan masker di titik yang padat dan rawan kemacetan kendaraan," katanya.

Menurutnya, untuk melakukan pengurangan pencemaran di daerah tersebut, pihaknya bekerjasama dengan pihak terkait telah melakukan penanaman pohon, pengurangan atau pembuatan trayek baru bagi kendaraan tua, pemakaian masker untuk menghindari terhisapnya CO atau debu dan lainnya. Dengan begitu, diharapkan pencemaran didaerah tersebut dapat dikurangi sehingga udara yang ada aman untuk dihirup.

Husin
Sriwijaya Post -- 29 Juli 2010.

Tidak ada komentar: